Boleh aku bercerita tentang kamu?
Jika kamu membaca ini, kamu akan tau bagaimana kamu dimataku..
Semua berawal dari sebuah pertemuan, ya lagi2 pertemuan dan bukan sebuah kebetulan kita bertemu.
Ternyata kamu telah merancang pertemuan ini, aku berpikir pertemuan kita hanya sebatas saling mengenal di tahap pertama. Ternyata aku salah, dari sana tahap kita bertambah..
Tahap pertama : kita saling mengenal tentang kita. Kesamaan beberapa makanan, hobi yg sejalan..
Tahap kedua : pemikiran kita bersebrangan, tp drsana kita bisa bertukar pikiran satu sama lain..
Tahap ketiga : kita memberanikan diri untuk mengenal keluarga kita masing2. Menghabiskan waktu bersama keluarga kita dan membuat kita semakin akrab
Tahap keempat : kamu memberanikan diri untuk membuat rencana kedepan (padhal status kita sendiri entah apa saat itu). Mulai dr rencana kecil hingga ke rencana yg selalu dipikirkan seseorg yg telah matang berhubungan
Tahap kelima : kita mulai terlihat perselisihan kecil, pemikiran kita terkadang terlalu bersebrangan sehingga percikan kecil kadang hadir. Tapi kita masih mampu bertahan
Tahap keenam : finally kita mulai berani berhubungan resmi (ya status kami berubah seperti remaja seumuran kami. Kami berpacaran)
Tepat ditahap ini kita mulai terbiasa dengan keadaan kita.
Perselisihan pun kita bisa lewati bersama, terkdang kamu menggodaku untuk berselisih paham denganmu.
Lucu kadang, membayangkan hubungan kita sampai ditahap ini.
Dimana orang skrng tidak butuh waktu lama untuk berhubungan, tpi kita berbeda. Kita punya cara sendiri untuk memulainya dan mungkin cara yg unik juga untuk menyudahi (semoga jangan).
Tahap ketujuh : tepat satu tahun sudah kita berhubungan. Mengenal kamu lebih dalam, tahu tetang karakter kita. Selalu berdiskusi tentang apapun itu.
Sampai....
Aku sadar, kita sudah mengenal semua yg ada. Berbagi apapun yg kita punya. Bercerita tentang hal2 yg menyenangkan sampai kadang berkhayal sesuatu yg lucu..
Berbicara tentang hubungan kita, tahapan yg ingin kita capai seperti pasangan yg lain..
Memulai tahapan baru dengan status yg baru..
Kamu mulai menunjukan sesuatu yg baru, bukan hal biasanya tp aku tau ini keanehan saat kamu berbohong.
Kebiasaanmu yang aneh, tingkah lakumu yg bukan seperti dirimu, janjimu yg semakin hilang, kepercayaanmu yg meragukan ucapanku. Bukankah dulu kamu tidak begini?
Kata orang, org akan protektif dan berpikir negatif karena mereka sedang atau mungkin pernah diposisi itu.
Dan ternyata benar, kamu adalah orang yang sedang diposisi itu..
Ketakutanmu yg kamu lakukan padaku ternyata itu yang sedang kamu lakukan dibelakangku..
Awalnya aku tidak yakin.. karena itu bukan sifatmu..
Tapi semua seperti yakin, karena aku menemukanmu bersama dia. Dia yg selama ini aku takutkan akan hadir diantra kita.....
Dari situ kita tidak mencapai tahap akhir kitaa..
Aku memilih untuk melepaskanmu..
Melepaskanmu untuk benar2 tidak akan mengapaimu lagi..
Bukan jalan yg mungkin kamu inginkan, tapi ini jalan yang aku mau, untuk menyelamatkan hatiku agar tidak tersakiti karena ulahmu..
Terima kasih karena kamu sudah mau melangkah maju sampai tahap ketujuh, tahap yg sudah jauh untuk kita tapi akhirnya kita tidak bisa melanjutkan tahap itu..
Ikhlas melepaskanmu...
Sakit?? Awalnyaa
Susah?? Awalnya
Bahagia?? Pada akhirnya
Bisa tanpamu?? Aku harus bisa
Ada atau tanpa dirimu, duniaku tak berhenti berputar..
Bahkan aku tetap bisa bernapas seperti biasanya...
Terima kasih sudah menjadi bagian dari cerita hidupku. . .
Ketauilah aku sudah memaafkanmu, tapi untuk melanjutkan tahap kita..
Maaf aku tak bisa..
Biarlah itu menjadi kenangan dan pembelajaran untuk kita.
Terima kasih untuk semua kenangan indah dan berbagi waktu bersama ku selama ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar