Jumat, 24 Februari 2023

It's a Real?? (part 1)

Sebuah mimpi dan bahkan ketidakmungkinan bisa menjadi mungkin jika semua sudah jalannya. Banyak yang percaya akan kebetulan tapi tidak sedikit yang tidak percaya akan kebetulan dan aku salah satunya. Bagiku tidak ada yang namanya kebetulan karena Tuhan mempertemukan seseorang selalu ada alasan dan tujuannya untuk mereka. Itu keyakinanku akan sebuah pertemuan dan perpisahan saat ini dari semua yang aku alami semua memiliki dampak untukku baik cara berpikir maupun cara bersikapku yang semakin aku jaga. 

Tahu tidak, apa yang membuatku tidak menyangka tentang hal ini? Karena menurutku kamu itu sesuatu yang tidak pernah aku cari dan tidak pernah ku bayangkan. Tapi itu semua dipatahkan saat kita berkomunikasi di dunia nyata, Yapsss,,aku bertemu dengannya lewat sosial media. Kata orang sosmed itu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat tapi itu tidak berlaku untukku. Dimanapun dan sejauh apapun aku merasa dekat dengannya. kok bisa?? Ya karena dia bisa membawa suasana dan membuatku merasa dekat dengannya lebih dari yang aku bayangkan, bahkan sejauh ini.. 

Semua yang terjadi saat ini membuatku bertanya-tanya, bagaimana awal mula hal ini terjadi? ini bukan kebetulan, tapi bertemu denganmu karena ketidaksengajaan pun aku tidak bisa percaya. Karena ketidaksengajaan itu aku dan kamu bisa bertemu dan mengenal hingga detik ini. 

Hal-hal yang telah lama mati kini aku rasakan kembali, setiap detik aku menikmati rasa menunggu kabarmu. Indahnyaa diawal saja? tidak, aku merasakannya sampai saat ini. Setiap waktu aku memang selalu ingin tahu kabarmu, selalu menanti cerita apa yang akan kau bagi. Itu inginku, tapi aku tidak pernah menyesal tentang keadaan ini, karena ini pilihanku. 

Bermula dari aku mendukungnyaa tanpa berharap apapun, dan dari awal aku berani berjanji untuk selalu menjadi support system yang baik untuknya. Apapun kondisinya aku akan tetap ada ditempat yang sama untuk mendukungnya selama itu positif untuk dia dimasa depan. 

Semua terasa nyata saat aku membaca sebuah kata percakapan kita, kata yang tidak pernah aku bayangkan, panggilan yang dianggap orang sederhana tapi bagiku ini terindah karena kamu yang memanggilku "dek" sederhana bukan, tapi ini membahagiakanku setiap aku membaca kalimatmu. Berawal dari bercerita tentang hal-hal sederhana hingga keranah pekerjaan bahkan membahas hal-hal yang receh pun kita lakukan yaa obrolan kita memang serandom itu ternyata tapi aku sangat menikmatinya. 

Kenyataan indah mulai aku rasakan sejak aku mendengar suaramu pertama kali, keadaan yang mungkin biasa saja menurut orang lain tapi sejak saat itu aku mulai tertarik apapun hal tentang kamu. Menantikan kamu menyapaku setiap pagi, menanyakan hal-hal sederhana, hingga kekonyolanmu tiba-tiba itu membuat hariku semakin indah. Rasanya pekerjaan hari itu bisa ku selesaikan dalam waktu 5 menit...
Jadi gini ya rasanya jatuh hati pada orang. Semakin terasa nyata karena ku kira itu hanya bertahan beberapa waktu saja sebagai tanda basa-basi percakapan tapi tidak,,selama satu bulan komunikasiku dan kamu sangat lancar bahkan semakin intens topik pembicaraan kita saat itu. 



- to be continued-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Argo Bromo Anggrek di Bulan Juni

Setelah penantian panjangku, aku kembali mendengar notif yang sudah lama ku rindukan berhari-hari lamanya. Sebuah kalimat yang tak pernah ak...